English Storytelling Camp


"Anak saya sebenarnya tahu banyak kosakata Bahasa Inggris, tapi kalau diminta bicara masih malu."

Familiar dengan kalimat seperti ini?

Ya betul, pasti sering terdengar dari orang tua. Di sekolah, banyak anak sudah mengenal vocabulary, mampu mengerjakan soal, bahkan mendapatkan nilai yang cukup baik. Namun ketika harus berbicara di depan orang lain, membacakan cerita, atau menyampaikan pendapat dalam Bahasa Inggris, rasa percaya diri sering menjadi tantangan terbesar.

Padahal kemampuan berbahasa tidak hanya tentang mengetahui arti kata atau menghafal tata bahasa. Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi, mengekspresikan ide, dan menyampaikan cerita.

Di sinilah storytelling menjadi sangat menarik.

 

 
  

 

Waktu dan Tempat

English Storytelling Camp dilaksanakan pada:

Hari, tanggal

Senin-Sabtu, 6-11 Juli 2026

Waktu

 

09.00-12.00 WIB (Senin-Kamis)

09.00-11.00 WIB (Jum'at)

10.00-12.00 WIB (Sabtu)

Tempat

 

Studiart Indonesia 

Ruko Perwita Jl Parangtritis KM 3,5 

Bangunharjo Sewon Bantul

Googlemaps Lokasi

 

 

 

Klik tombol "DAFTAR SEKARANG" untuk mengikuti program ini.
 
 

 

 

Mengapa Storytelling?

Bercerita adalah salah satu cara belajar bahasa yang paling alami. Sejak kecil, anak-anak tumbuh dengan dongeng, cerita rakyat, dan kisah-kisah inspiratif. Saat mendengarkan cerita, mereka belajar memahami alur, mengenali emosi, dan menghubungkan kata-kata dengan makna yang nyata.

Ketika anak mulai membawakan cerita sendiri, proses belajar menjadi lebih kaya lagi.

Mereka belajar:

  • memahami isi cerita, bukan sekadar membaca teks;
  • melatih pronunciation dan intonation secara alami;
  • menggunakan ekspresi wajah dan gesture;
  • berbicara dengan suara yang jelas dan percaya diri;
  • tampil di depan audiens.

Dengan kata lain, storytelling menggabungkan language learning dan public speaking dalam satu aktivitas yang menyenangkan.

 

Belajar dengan Cara yang Berbeda

Di Edify Learning Center, kami percaya bahwa tidak semua pembelajaran harus dimulai dari teori panjang atau lembar latihan yang menumpuk.

Karena itu, English Storytelling Camp dirancang dengan pendekatan “learning by doing”.

Peserta tidak akan menghabiskan waktu untuk mempelajari grammar secara mendalam. Sebaliknya mereka akan belajar melalui praktik langsung:

  • mendengarkan contoh storytelling,
  • menirukan pronunciation dan intonation,
  • memahami karakter dalam cerita,
  • berlatih dalam kelompok kecil,
  • hingga akhirnya tampil membawakan cerita mereka sendiri.

Setiap peserta akan mendapatkan cerita yang berbeda sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi gaya bercerita, ekspresi, dan kreativitasnya masing-masing.

  

Belajar dari Praktisi dan Role Model

Salah satu pengalaman istimewa dalam camp ini adalah kesempatan untuk belajar dari para praktisi yang telah berpengalaman di bidangnya.

Pada hari pertama, peserta akan:

  • menyaksikan penampilan langsung dari seorang pendongeng cilik berprestasi,
  • mengikuti sesi inspiratif bersama trainer public speaking profesional,
  • belajar tentang kepercayaan diri, olah vokal, ekspresi, dan cara tampil di depan audiens. 

Narasumber pengisi acara:



Kami berharap pengalaman ini dapat memberikan gambaran nyata bahwa kemampuan berbicara dan bercerita adalah keterampilan yang dapat dilatih oleh siapa saja.

 

 

Klik tombol "DAFTAR SEKARANG" untuk mengikuti program ini.

 

 

Pendampingan dalam Kelompok Kecil

Setelah mendapatkan bekal dasar, peserta akan berlatih secara bertahap melalui sesi Small Group Coaching.

Dalam kelompok kecil, fasilitator akan membantu peserta:

  • memahami cerita masing-masing,
  • mengeksplorasi karakter dan emosi,
  • melatih pronunciation,
  • membangun kepercayaan diri,
  • dan menemukan gaya bercerita yang paling sesuai dengan diri mereka.

Pendekatan ini memungkinkan setiap anak mendapatkan perhatian yang lebih personal dibandingkan pembelajaran dalam kelompok besar.

 

Puncak Perjalanan: Performance Show

Seluruh proses belajar akan ditutup dengan Performance Show, di mana peserta akan membawakan English storytelling mereka di hadapan orang tua dan keluarga.

Bagi sebagian anak, ini mungkin menjadi pengalaman pertama berbicara dalam Bahasa Inggris di depan audiens. Bagi yang lain, ini bisa menjadi langkah awal menuju kompetisi storytelling atau public speaking di masa depan.

Apa pun hasilnya, yang paling penting adalah keberanian untuk mencoba, belajar, dan tumbuh.

Karena setiap storyteller hebat pernah memulai dari satu langkah kecil: berani berdiri dan mulai bercerita.

 

Program Overview

Progam English Storytelling Camp ini berupa pelatihan singkat selama total 6 hari di masa liburan sekolah dengan dilengkapi Performance Show di hari terakhir. 

 

 

 
 

Siap Menjadi Storyteller Berikutnya?

English Storytelling Camp terbuka untuk anak kelas 3–6 SD yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris, membangun kepercayaan diri, dan merasakan pengalaman tampil yang menyenangkan.

Karena belajar bahasa tidak hanya tentang memahami kata-kata, tetapi juga tentang berani menggunakannya untuk menyampaikan cerita.

 

Promo Early Bird

Dapatkan harga promo Early Bird untuk pendaftaran paling lambat 25 Juni 2026:

Tiket Single  1 anak: Rp 499.000

Tiket Duo  2 anak: Rp 899.000 

(daftar dengan saudara atau teman)

dari harga normal Rp 599.000 (Single) atau Rp 1.059.000 (Duo)

 

 
 
Klik tombol "DAFTAR SEKARANG" untuk mengikuti program ini.